Cari Blog Ini

IHSG Dapat Sentimen Positif dari Yunani


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan dengan menguat 26 poin setelah bergerak fluktuatif. Investor masih belum ramai bertransaksi akibat menunggu pemilu Yunani.

Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (15/6/2012), IHSG ditutup menguat 26,491 poin (0,69%) ke level 3.818,109. Sementara Indeks LQ45 ditutup naik 5,231 poin (0,81%) ke level 650,249.

Rekomendasi Saham. Krisis Eropa Masih Tentukan Arah Perdagangan




Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin jatuh 145 poin akibat aksi jual masih investor lokal dan asing. Buruknya sentimen pasar global membuat investor panik.

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (4/6/2012), IHSG jatuh 145,184 poin (3,83%) ke level 3.654,582. Sementara Indeks LQ45 ambles 25,711 poin (4,01%) ke level 615,717.

Market Flash eTrading


Jakarta - Pada perdagangan Senin (4/6) Indeks Dow Jones turun 17 poin (-0.14%) ke 12,101.50 setelah keluarnya data factory orders yang tercatat mengalami penurunan.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$84.63 per barel ditengah kemungkinan turunnya jumlah stok minyak AS yang disebabkan oleh naiknya jumlah permintaan akan bahan bakar.

Market Flash eTrading

 


Jakarta- Pada perdagangan Jumat (1/6) Indeks Dow Jones ditutup turun 275 poin (-2.22%) ke 12,118.60 ditengah kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi global pasca keluarnya data tingkat penyerapan kerja yang lebih rendah dari estimasi semula.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$82.72 per barel di New York menyusul spekulasi akan turunnya permintaan akan bahan bakar menyusul melambatnya pertumbuhan ekonomi di China dan AS.

IHSG Masih Rawan untuk Melemah

JAKARTA, KOMPAS. com - Meski sudah turun cukup dalam, Indeks Harga Saham Gabungan tetap rawan untuk kembali melemah di perdagangan akhir pekan ini, Jumat (1/6/2012). Secara teknikal maupun sentimen negatif secara global belum mendukung penguatan indeks.

Bursa Regional Sudah Positif, IHSG Masih Turun 13 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 13 poin akibatnya sepinya transaksi. Indeks ketinggalan bursa-bursa Asia yang sudah melaju kencang di zona hijau.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 9,501 poin (0,25%) ke level 3.909,184 akibat sentimen negatif dari pasar regional. Situasi di Eropa yang belum juga membaik membuat pelaku pasar belum gencar bertransaksi.

Indeks terus jatuh sejak dibukanya perdagangan pagi tadi, posisi terendahnya hari ini di 3.892,998. Minimnya transaksi membuat indeks terus bergerak ke bawah.






Direktur PT Mandiri Sekuritas, Iman Rachman menjelaskan, obligasi konvensinal terbagi menjadi dua seri, masing-masing bertenor 7 dan 10 tahun. Seri A ditawarkan dengan bunga 7,87%-8,87%, sedangkan seri B 8,12%-9,12%.

Sukuk ijarah memiliki jangka waktu tujuh tahun, dengan imbalan Rp 78,75 juta - 86,75 juta per Rp 1 miliar. "Kalau disetarakan imbal hasil sekitar 7,87%-8,87%," jelas Iman di Jakarta, Selasa.