Cari Blog Ini

Bursa Regional Sudah Positif, IHSG Masih Turun 13 Poin

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 13 poin akibatnya sepinya transaksi. Indeks ketinggalan bursa-bursa Asia yang sudah melaju kencang di zona hijau.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 9,501 poin (0,25%) ke level 3.909,184 akibat sentimen negatif dari pasar regional. Situasi di Eropa yang belum juga membaik membuat pelaku pasar belum gencar bertransaksi.

Indeks terus jatuh sejak dibukanya perdagangan pagi tadi, posisi terendahnya hari ini di 3.892,998. Minimnya transaksi membuat indeks terus bergerak ke bawah.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa (29/5/2012), IHSG turun 13,341 poin (0,35%) ke level 3.905,344. Sementara Indeks LQ45 melemah 2,124 poin (0,33%) ke level 658,513.

Indeks ketinggalan laju penguatan pasar saham regional. Posisinya yang sudah sangat jenuh jual belum mampu mengerem aksi jual investor.

Investor asing kini tidak terlalu bersemangat, nilai transaksinya pun cukup tipis. Investor lokal masih banyak lakukan aksi jual sehingga menekan indeks.

Perdagangan hari ini berjalan sepi dengan frekuensi transaksi mencapai 64.645 kali pada volume 18,998 juta lot saham senilai Rp 1,056 triliun. Sebanyak 71 saham naik, sisanya 152 saham turun, dan 86 saham stagnan.

Posisi bursa-bursa di Asia sudah jenuh jual, maka dari itu banyak investor yang memanfaatkannya untuk aksi beli. Akhirnya, pasar saham di regional kompak bergerak di zona hijau.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai menanjak 20,23 poin (0,86%) ke level 2.381,60.  
  • Indeks Hang Seng menguat 79,36 poin (0,42%) ke level 18.880,35.  
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 13,10 poin (0,15%) ke level 8.606,25.
  • Indeks Straits Times naik ke 9,32 poin (0,33%) level 2.796,54.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers diantaranya Multi Bintang (MLBI) naik Rp 10.000 ke Rp 670.000, Asuransi Ramayanan (ASRM) naik Rp 500 ke Rp 2.600, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 53.500, dan Astra Agro (AALI) naik Rp 400 ke Rp 20.000.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 900 ke Rp 58.900, Astra Internasional (ASII) turun Rp 900 ke Rp 65.100, United Tractor (UNTR) turun Rp 250 ke Rp 23.800, dan Tjiwi Kimia (TKIM) turun Rp 200 ke Rp 2.750.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar