Jakarta -
Pada perdagangan Rabu (23/5) Indeks Dow Jones ditutup turun 7 poin
(-0.05%) ke 12,496.20 ditengah spekulasi akan langkah pemerintah Uni
Eropa agar Yunani tetap tergabung dalam zona Uni Eropa.
Minyak
light sweet diperdagangkan di level US$90 per barel di New York ditengah
pertemuan pemimpin eropa untuk membahas krisis di kawasan tersebut dan
melonjaknya supply minyak di AS.
IHSG kemarin (23/5) ditutup
turun 39 poin (-0.98%) ke level 3,981.57 dengan asing tercatat melakukan
net sell di pasar regular sebesar Rp155 miliar dengan saham yang paling
banyak dijual a.l. HRUM, UNTR, ASII, TLKM, dan ENRG.
Mata uang Rupiah terdepresiasi ke 9,359 per Dollar AS.
Secara teknikal, IHSG mengalami tekanan jual dengan support terdekatnya berada di 3,951 dan support berikutnya di 3,908.
Indikator stochastic terlihat menahan IHSG untuk turun lebih dalam dari level 3,908 dan cenderung bergerak naik.
Sementara
itu, support weekly IHSG berada di level 3,838 yang akan menentukan
trend IHSG berikutnya apakah akan melakukan all time high atau justru
jatuh semakin dalam.
Pada perdagangan hari ini (24/5), IHSG
diperkirakan akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah dan
akan bergerak dikisaran 3,908-4,021 dengan saham-saham yang dapat
diperhatikan a.l. SMGR, PGAS, dan BBRI.
(etr/ang)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar